Pentingnya Penilaian Kinerja dalam Meningkatkan Prestasi Tenaga Kependidikan di Lembaga Pendidikan

Mpd.umsida.ac.id- Penilaian kinerja tenaga kependidikan merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kualitas dan prestasi di lembaga pendidikan.

Baca Juga: Hadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, S2 MPI Gelar Kuliah Tamu Terbuka Perkuat Mutu Pendidikan

Dalam upaya mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik, kinerja dari setiap individu dalam lembaga pendidikan memainkan peran yang sangat penting. Penilaian yang dilakukan secara objektif dapat memberikan dorongan bagi tenaga kependidikan untuk bekerja lebih optimal.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Okvi Maharani dan Ida Rindaningsih dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UMSIDA, ditemukan bahwa penilaian kinerja tenaga kependidikan yang objektif tidak hanya meningkatkan kinerja individu, tetapi juga berperan besar dalam memperbaiki kinerja lembaga pendidikan secara keseluruhan.

Meskipun banyak lembaga pendidikan yang masih menggunakan penilaian kinerja secara manual, penelitian ini mendorong pentingnya evaluasi berbasis data dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan objektivitas penilaian.

Berdasarkan kajian yang dilakukan, penilaian kinerja tenaga kependidikan memiliki tujuan utama untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia dalam lembaga pendidikan. Penilaian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karyawan yang memiliki kinerja terbaik, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kompetensi yang harus diperbaiki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian yang dilakukan secara transparan dan objektif dapat meningkatkan prestasi dan motivasi karyawan untuk terus berkontribusi secara maksimal.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa ada berbagai metode penilaian kinerja yang digunakan, mulai dari metode kualitatif, kuantitatif, hingga penggunaan sistem berbasis web yang terkomputerisasi. Dengan penggunaan teknologi yang tepat, penilaian kinerja menjadi lebih efisien dan dapat dilakukan dengan lebih akurat. Salah satu metode yang digunakan adalah Balanced Scorecard, yang dapat mengukur kinerja dari berbagai perspektif, seperti finansial, pelanggan, serta inovasi dan pembelajaran yang mendukung pencapaian tujuan lembaga.

Tantangan dan Peluang Penilaian Kinerja di Lembaga Pendidikan

Namun, meskipun berbagai metode telah diperkenalkan, masih banyak lembaga pendidikan yang menggunakan sistem penilaian manual, yang membatasi cakupan evaluasi hanya pada standar tertentu. Hal ini membuka peluang untuk kesalahan penilaian yang dapat memengaruhi kualitas keputusan yang diambil. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk terus mengembangkan sistem penilaian yang lebih kompleks dan menyeluruh.

Peluang pengembangan sistem penilaian kinerja di masa depan dapat mencakup penggunaan aplikasi berbasis Android yang lebih mudah diakses dan lebih user-friendly. Selain itu, lembaga pendidikan dapat memanfaatkan sistem berbasis teknologi informasi untuk mendukung penilaian kinerja yang lebih transparan dan objektif, serta memberikan umpan balik yang lebih akurat kepada tenaga kependidikan.

Baca Juga: Dekan FAI Umsida Mengunjungi UniSZA, Berikan Kuliah Terbuka kepada Mahasiswa Malaysia

Penilaian kinerja yang dilakukan secara objektif dan transparan merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan prestasi dan kinerja tenaga kependidikan di lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan perlu memperhatikan penggunaan sistem yang tepat agar penilaian dapat dilakukan secara efisien dan efektif. Dengan demikian, peningkatan kualitas tenaga kependidikan dapat terwujud, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada kemajuan lembaga pendidikan itu sendiri.

Sumber:

Maharani, Okvi, & Rindaningsih, Ida. (2023). Penilaian Kinerja Sebagai Penentu Prestasi dan Kinerja Tenaga Kependidikan: Literature Review. MAMEN (Jurnal Manajemen), 2(1), 159-170.
DOI: 10.55123/mamen.v2i1.1626