Persepsi Orang Tua Dorong Minat ke SMP Swasta Nasional di Sidoarjo

Mpd.umsida.ac.id- Meningkatnya minat masyarakat menyekolahkan anak ke sekolah swasta menjadi fokus riset yang dilakukan Aqiilah Dwi Oktavia dan Budi Haryanto dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Baca Juga: MPI Umsida Tawarkan Paradigma Manajerial Pendidikan Karakter Era Society 5 0

Melalui studi kualitatif yang dipublikasikan pada September 2025, keduanya meneliti persepsi orang tua terhadap SMP swasta nasional (non-berlabel agama) serta sejauh mana persepsi itu memengaruhi keputusan memilih sekolah, dengan lokasi penelitian di SMP PGRI 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Riset ini dilakukan karena sekolah negeri masih kerap dianggap lebih bergengsi, tetapi pada praktiknya banyak keluarga justru semakin percaya pada sekolah swasta yang dinilai mampu membina karakter. Penelitian ini menghimpun data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, melibatkan delapan orang tua siswa dari latar sosial ekonomi beragam serta pihak sekolah.

Sekolah Swasta Nasional Dinilai Unggul di Karakter dan Pendekatan Humanis

Hasil penelitian menunjukkan persepsi orang tua terhadap SMP Swasta Nasional cenderung sangat positif. Sekolah dipandang memiliki keunggulan pada pembinaan karakter, penanaman nilai religius melalui pembiasaan, serta pendekatan pembelajaran yang humanis dan personal. Temuan ini penting karena memperlihatkan bahwa “nilai tambah” sekolah tidak selalu ditakar dari label institusi, melainkan dari kultur layanan pendidikan sehari-hari yang dirasakan siswa dan orang tua.

Dalam pembahasan penelitian, orang tua membentuk persepsi melalui kombinasi pengalaman langsung, informasi dari lingkungan sekitar, dan pengamatan terhadap perubahan anak setelah bersekolah. Sekolah juga disebut menghadirkan suasana yang lebih ramah anak, dengan perhatian pada kondisi psikologis siswa, termasuk bagi anak yang sebelumnya mengalami kendala adaptasi di lingkungan pendidikan lain.

Di sisi lain, penelitian juga memotret dinamika minat masyarakat melalui data penerimaan siswa baru. Jumlah siswa baru di sekolah tersebut tercatat 185 (2020/2021), 142 (2021/2022), 96 (2022/2023), lalu naik menjadi 163 (2023/2024) dan berada pada 145 (2024/2025). Penurunan sempat dikaitkan dengan dampak pandemi dan kebijakan zonasi, namun peningkatan kembali menguat setelah sekolah mengintensifkan promosi dan pengembangan program unggulan.

Faktor Penentu Keputusan Orang Tua dari Promosi hingga Biaya Terjangkau

Penelitian ini menegaskan bahwa keputusan orang tua menyekolahkan anak di SMP swasta nasional tidak semata-mata karena gagal masuk sekolah negeri. Banyak orang tua justru mengambil keputusan karena percaya pada kualitas layanan sekolah, visi pendidikan, dan nilai yang ditanamkan.

Beberapa faktor kunci yang berulang dalam temuan penelitian antara lain:

  1. Promosi sekolah dan narasi positif dari komunitas
    Orang tua mengaku mengenal sekolah dari kegiatan sosialisasi dan promosi di jenjang sebelumnya, ditambah cerita tetangga atau kerabat yang pernah merasakan layanan sekolah. Pengalaman sosial ini memperkuat citra sekolah di mata publik.
  2. Profesionalisme guru dan pembinaan yang konsisten
    Guru dipersepsikan bukan hanya mengajar, tetapi juga mendampingi—termasuk melalui komunikasi yang terbuka dan perhatian pada perkembangan siswa. Penilaian orang tua mencakup kompetensi keilmuan, pengalaman, serta kepribadian guru yang sabar dan empatik.
  3. Biaya pendidikan yang relatif terjangkau dan inklusif
    Biaya sekolah dinilai masih dapat dijangkau keluarga dari berbagai lapisan ekonomi. Bahkan, fleksibilitas pembayaran disebut sebagai praktik yang membantu keluarga ketika menghadapi kondisi ekonomi tertentu, tanpa mengurangi akses layanan pendidikan.
  4. Lingkungan sekolah yang kondusif
    Orang tua menilai lingkungan sekolah tertib dan mendukung pembentukan disiplin. Aspek kenyamanan dan keamanan menjadi pertimbangan praktis yang berdampak langsung pada kesiapan belajar anak.
Dampak yang Diamati Orang Tua dari Percaya Diri hingga Kebiasaan Beragama

Salah satu bagian paling kuat dalam penelitian ini adalah temuan tentang perubahan yang diamati orang tua pada anak. Setelah bersekolah, anak disebut mengalami perkembangan positif pada:

  • Kepercayaan diri dan kemampuan sosial, terutama karena keterlibatan dalam kegiatan sekolah dan ekstrakurikuler yang memberi ruang tampil dan berinteraksi.
  • Kebiasaan beragama dan kedisiplinan spiritual, melalui pembiasaan seperti ibadah berjamaah, murottal, dan rutinitas religius tertentu, meskipun sekolah bukan institusi keagamaan formal.
  • Kenyamanan emosional, khususnya bagi siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan penyesuaian; orang tua menilai pendekatan guru BK/wali kelas berperan dalam membantu adaptasi.

Baca Juga:Kitab Falak Abad ke-19 Presisi Tentukan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026

Pada bagian kesimpulan, penelitian menekankan bahwa persepsi positif ini mendorong orang tua merekomendasikan sekolah kepada orang lain, yang pada akhirnya memperluas kepercayaan publik dan memperkuat citra sekolah di lingkungan masyarakat.

Sumber: Artikel jurnal “Persepsi Orang Tua dalam Menyekolahkan Anaknya ke SMP Swasta Nasional” (Aqiilah Dwi Oktavia & Budi Haryanto), Pendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Volume 10 Nomor 03, September 2025.

Bertita Terkini

Pentingnya Penilaian Kinerja dalam Meningkatkan Prestasi Tenaga Kependidikan di Lembaga Pendidikan
January 18, 2026By
Hadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, S2 MPI Gelar Kuliah Tamu Terbuka Perkuat Mutu Pendidikan
January 10, 2026By
Dr. Suwito MM Lakukan Kunjungan ke S2 MPI Umsida untuk Survey Persiapan Beasiswa LPPD Jatim
January 8, 2026By
S2 MPI Umsida Kembangkan Aplikasi Rumah Pendidikan untuk Digitalisasi PAUD Aisyiyah III Candi
January 2, 2026By
Student Mobility dan Coaching Artikel Ilmiah di Solo Perkuat Pengalaman Akademik Mahasiswa S2 MPI Umsida
December 30, 2025By
Riset Umsida Ungkap Alasan Orang Tua Sidoarjo Memilih SMP Swasta Nasional
December 30, 2025By
 Tantangan Pembelajaran PAI di Era Digital
December 23, 2025By
Kaprodi S2 MPI Umsida Dampingi Tim PKM Hingga Raih Juara 3 PIMTANAS PTMA 2025
December 17, 2025By

Prestasi

Kaprodi S2 MPI Umsida Dampingi Tim PKM Hingga Raih Juara 3 PIMTANAS PTMA 2025
December 17, 2025By
Mobile Counselling Online Karya S2 MPI Umsida Tampil di Pameran Inovasi LLDIKTI 7
November 28, 2025By
Yopi Agusta Raih Wisudawan Terbaik S2 MPI Umsida dengan IPK Hampir Sempurna, Inilah Perjalanan Inspiratifnya
July 28, 2025By
Sahrul Arifin, Wisudawan Terbaik FAI Umsida: Inspirasi Perjuangan dan Pengelolaan Waktu yang Bijak
October 29, 2024By
Guru MIM 1 Kota Probolinggo (Mahasiswa MMPI FAI UMSIDA) Raih Yudisium Terbaik FAI Umsida
November 23, 2023By